Dinas Perikanan

17 Juni 2026   4 kali  
5 Cara Pembenihan Ikan Gurame yang Baik & Benar
5 Cara Pembenihan Ikan Gurame yang Baik & Benar

Usaha pembenihan ikan gurame ini meliputi pemeliharaan induk pemijahan, penetasan telur ikan gurame, dan perawatan larva sampai berukuran sebesar biji oyong. Larva berumur 12-30 hari ini selanjutnya dirawat sampai bobotnya mencapai 10 – 15 g/ekor (umur 4 bulan). Benih sebesar ini siap untuk didederkan. Namun, ada juga yang menjual telur untuk di tetaskan.

 

1. Pemilihan Induk Gurame

Ciri induk jantan yang dipilah adalah adanya benjolan di kepala bagian atas, rahang bawah yang tebal dan tidak adanya bintik pada kelopak sirip dada. Warna tubuhnya memerah berbintik hitam terang degan perut membentuk sudut tumpul.

Sedangkan induk betina yang siap pijah ditandai dengan bentuk kepala bagian atas datar rahang bawah tipis dan adanya bintik hitam pada kelopak sirip dada. Warna tubuhnya lebih terang daripada induk jantan dan bentuk perutnya besar bulat.

 

 

Ciri lainnya adalah kelamin induk betina akan mengeluarkan telur berwarna putih jika perut ditekan ke arah kelamin. Sedangkan induk jantan yang sudah matang akan mengeluarkan sperma berwarna putih.

 

Cara mudah menentukan kematangan gonad induk jantan adalah dengan melihat tingkah lakuya yang selalu beriringan bersama induk betina dan mulai membuat sarang dari rumput kering. Sementara itu, kematangan gonad betina dapat dilihat dari perut yang membesar dan terasa lunak saat diraba.

 

2. Pemijahan Ikan Gurame

Induk yang sudah matang gonad siap untuk ditebarkan di kolam pemijahan. Kolam pemijahan merupakan kolam khusus yang ukuran minimumnya 20 m2 dan maksimum 1.000 m2, dengan kedalaman 1-1,5 m. Kualitas air kolam pemijahan yang baik bersuhu 25 – 30 C, nilai pH 6,5 – 8,0, laju penggantian air 10-15% per hari, dan ketinggian air kolam 40 – 60 cm.

 

Di dalam kolam harus dipasang bahan sarang dan sosog. Sosog sebagai tempat sarang telur diletakkan 25-30 cm dari permukaan air kolam, sementara bahan sarang dapat diletakkan di permukaan air atau di kedalaman 5-10 cm dari permukaan air.

 

Pemindahan induk dari kolam pemeliharaan sebaiknya dilakukan dengan menggunakan baskom. Perpindahan dengan cara ini akan mengurangi risiko stres pada ikan. Sebaiknya, induk diletakkan dekat pintu pemasukan air, karena pada bagian tersebut oksigen yang terlarut di dalamnya masih tinggi. Padat tebar induk adalah 1 ekor ikan untuk 5 m2 kolam, dengan perbandingan jumlah jantan : betina adalah 1:3.

 

Proses pemijahan biasanya akan berlangsung satu minggu setelah induk gurame berada di dalam kolam pemijahan. Keberhasilan pemijahan dapat diamati dengan melihat permukaan air kolam. Jika tercium bau amis yang diikuti dengan munculnya banyak minyak di permukaan air, berarti telah terjadi proses pemijahan.

 

Setelah pemijahan selesai. Pengambilan sarang dilakukan secara hati-hati dengan cara memegang sisi luar bagian paling bawah sarang.

 

3. Penetasan Telur Gurame

Sarang yang telah diangkat dari kolam pemijahan dimasukkan ke dalam ember yang berisi air dan campuran Metheline Blue. Telur yang hidup biasanya berwarna kuning cerah atau bening transparan, sedangkan telur yang gagal menetas berwarna putih suram dan tidak transparan. Telur-telur yang mati harus disingkirkan supaya tidak menular ke telur yang sehat.

Selanjutnya sarang dalam ember tersebut dibawa ke tempat penetasan. Telur akan menetas dalam kurun waktu 41 jam. Tempat penetasan sebaiknya berada di lingkungan tenang, karena telur tidak akan menetas jika sering kaget.

 

Dahulu banyak petani yang menetaskan telur gurame di kolam penetasan yang sekaligus juga merupakan kolam pemijahan. Telur-telur yang telah dibuahi induk jantan akan dijaga oleh induk betina sampai menetas. Gerakan induk betina di sekitar sarang akan menyebabkan bertambahnya oksigen terlarut di dalam air, dan akan menghidupkan telur-telur yang dijaganya. Telur akan menetas menjadi larva pada hari ke 11 hingga 12.

 

4. Pemeliharaan Benih atau Penebaran Benih Ikan Gurame

Benih yang sudah berukuran 0,5 g/ekor sudah dapat dipelihara dalam happa yang dipasang pada bak atau kolam pemeliharaan benih. Teknologi pemeliharaan dengan happa merupakan teknik untuk memacu pertumbuhan gurame sejak dini. Pemeliharaan dengan happa ini akan menghasikan benih yang bongsor dan sehat.

 

Happa dibuat dengan cara mengikat kain halus pada tonggak bambu yang ditancapkan ke dasar kolam. Jumlah tonggak bambu yang dibutuhkan minimum empat buah. Jika ukuran happa cukup besar, di bagian sisi terpanjang happa perlu ditambah 2 tonggak untuk menahan happa agar tidak jatuh. Atur posisi happa agar terendam dua pertiga bagian dalam air kolam.

 

Benih ditebar pada pagi atau ore hari dengan padat penebaran 75-100 ekor/m2. Selama pemeliharaan, benih diberi pakan berupa pelet halus tiga kali sehari dengan dosis 10% dari bobot tubuh per hari. Setelah dipelihara selama 3 – 4 bulan di dalam happa, benih dapat ditebar di kolam pendederan.

5. Pakan Setelah Penetasan

Pemberian pakan dapat dimulai setelah larva dipindahkan. Pakan berupa cacing rambut (Tubifex sp.), Daphnia sp., Moina sp., atau pakan alami lainnya yang sesuai ukurannya. Benih gurame dapat dipelihara di akuarium, bak kayu yang dilapisi plastik, bak tembok atau ditebar langsung ke kolam pendederan.

 

Pemeliharaan benih pada wadah terkontrol harus dilengkapi dengan aerasi untuk suplai oksigen dan terhindar dari kontak langsung dengan hujan. Pakan awal berupa cacing rambut, Daphnia sp., Moina sp., atau sumber protein hewani lainnya. Bahan-bahan nabati dapat mulai diberikan setelah larva berumur 36-40 hari. Sedangkan pakan buatan (pelet) dapat diberikan dengan menyesuaikan bukaan mulut ikan.

 

Lama pemeliharaan dan benih yang dihasilkan antara lain:

a) Benih berumur 40 hari dapat mencapai ukuran 1-2 cm (setara ukuran kuku)
b) Benih berumur 80 hari dapat mencapai ukuran 2-4 cm (setara ukuran jempol)
c) Benih berumur 120 hari dapat mencapai ukuran 4-6 cm (setara ukuran silet)
d) Benih berumur 160 hari dapat mencapai ukuran 6-8 cm (setara ukuran korek di masyarakat).

Banyak Dibaca
FAKTA UNIT TENTANG IKAN LELE
20 Februari 2025 13449 kali Baca...





MAKAN IKAN LAWAN CORONA
19 Mei 2020 885 kali Baca...
PEMBENTUKAN KUB NELAYAN
13 Februari 2020 771 kali Baca...
GERAKAN SEHAT DENGAN MINUM JAMU
03 April 2020 689 kali Baca...
Perluasan Kampanye Gemarikan
16 November 2020 633 kali Baca...
SOSIALISASI DISIPLIN BERMASKER
03 Juni 2020 554 kali Baca...
Semangat baru, pelayanan baru!
08 April 2025 483 kali Baca...
SOSIALISASI ASURANSI NELAYAN
16 Juni 2021 454 kali Baca...
World Clean Up Day Indonesia (WCDI)
25 September 2020 432 kali Baca...
KAMPANYE GEMARIKAN
18 Maret 2021 406 kali Baca...
JATIM SEGER (JATIM SENENG GERAK)
25 September 2020 402 kali Baca...
HARDIKNAS 2025
02 Mei 2025 334 kali Baca...
PATROL RAMADAN 2025
17 Maret 2025 326 kali Baca...
SEMARAK PASAR RAMADHAN 1443 H
26 April 2022 322 kali Baca...
Macam macam olahan ikan
25 Februari 2025 305 kali Baca...
BEACH CLEAN UP DAY
15 Juli 2022 300 kali Baca...
Persalinan Gratis
10 Maret 2025 283 kali Baca...
Segoro Topeng Kaliwungu 2025
28 April 2025 278 kali Baca...
MONITORING HPI DAN KUALITAS AIR
08 Februari 2023 270 kali Baca...
kegiatan Pokmaswas Padas Gemprah
28 April 2025 267 kali Baca...
GEMARIKAN TAHUN 2023 di LUMAJANG
19 Oktober 2023 253 kali Baca...
Hari Raya Galungan 2025
23 April 2025 239 kali Baca...
Hari Nelayanan Nasional 2025
06 April 2025 230 kali Baca...
KENALI MENJAGA LAUT KITA
17 Februari 2025 228 kali Baca...
Ramadan 1446 H
12 Maret 2025 220 kali Baca...
Talkshow JELITA
05 Mei 2025 211 kali Baca...
Selamat datang para tamu Allah
19 Juni 2025 204 kali Baca...
Gaspol dengan Etika
23 Maret 2025 194 kali Baca...
Sekolah Layak, Hak Belajar Setara
26 Agustus 2025 191 kali Baca...
Hijaukan Sawah, Kuatkan Negeri!
07 April 2025 184 kali Baca...
Hari Kartini 2025
23 April 2025 179 kali Baca...
Sinergi untuk Rumah Rakyat!
24 April 2025 175 kali Baca...
Desa Kabuaran, Nol Stunting!
16 Juni 2025 164 kali Baca...
Dari hobi jadi rezeki
27 Juli 2025 155 kali Baca...
Retret Kepala Daerah Tahun 2025
24 Februari 2025 146 kali Baca...
Dari desa, lahir harapan baru
28 Juli 2025 137 kali Baca...
Nelayan Dampar
15 Desember 2025 135 kali Baca...
Dari Desa untuk Indonesia!
20 Juli 2025 132 kali Baca...
Selamat Hari Bhayangkara ke-79
01 Juli 2025 131 kali Baca...
Peternak Aman, Ternak Sehat
16 Juli 2025 128 kali Baca...
Selamat Hari Pramuka ke-64
14 Agustus 2025 128 kali Baca...
Dari Batang Pisang Jadi Cuan
16 Juli 2025 125 kali Baca...
Rangkaian HUT KE-80 RI
15 Agustus 2025 123 kali Baca...
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-80
17 Agustus 2025 123 kali Baca...
Langkah Kecil, Dampak Besar!
16 Juli 2025 121 kali Baca...
Saksikan PIDATO PRESIDEN RI 2025
15 Agustus 2025 117 kali Baca...
Selamat Hari Santri Nasional 2025
22 Oktober 2025 116 kali Baca...
Sepatu Baru, Semangat Baru
27 Agustus 2025 114 kali Baca...
nelayan lumajang
12 Januari 2026 108 kali Baca...
Ternak sehat, ekonomi rakyat kuat
26 Agustus 2025 107 kali Baca...
Hari Batik Nasional
02 Oktober 2025 104 kali Baca...
Dirgahayu Lumajang ke-770
15 Desember 2025 104 kali Baca...
PENGUMUMAN LALU LINTAS
19 November 2025 103 kali Baca...
Hari Kesaktian Pancasila 2025
02 Oktober 2025 99 kali Baca...
Dirgahayu TNI Angkatan Laut ke-80!
10 September 2025 93 kali Baca...
Hari Sumpah Pemuda ke-97. ????
28 Oktober 2025 90 kali Baca...
Hari Pers Nasional (HPN) 2026
09 Februari 2026 78 kali Baca...
Konfercab XVI GP Ansor Lumajang
07 Februari 2026 67 kali Baca...
info grafis bidang tangkap
02 Februari 2026 67 kali Baca...
Selamat Tahun Baru Imlek 2026
17 Februari 2026 61 kali Baca...
Selamat Hari Radio Sedunia
13 Februari 2026 59 kali Baca...